
Monday, November 27, 2006
Hello Gorgeous

Friday, November 17, 2006
Dhiyaa is Walking

Alhamdulillah, starting this week (tepatnya tanggal 13/11/2006) Dhiyaa starts to walk. Seminggu sebelumnya memang Dhiyaa sudah mulai berani dilepas 1 sampai 2 langkah. Satu hari sebelum bener-bener bisa jalan Dhiyaa sempet jatuh di depan rumah, lututnya lecet. Tapi waktu itu Dhiyaa diem aja, cuma liatin lututnya yang lecet itu. Huhehehehe. Mau nangis tapi malu kali ya?
So, sekarang Dhiyaa sudah bisa berdiri sendiri dan jalan-jalan sendiri. Tapi kalau Bunda sudah datang, guess what? Manjanya timbul lagi. Nggak mau jalan kalau nggak dititah sama Bunda. :)
Habis jalan apa lagi ya? Bilang "Bunda" kali ya (Soalnya kalau bilang Ayah sudah OK banget spell-nya)?
Oh ya, anak ke-2 kita Insya Allah akhir November sudah berumur 7 bulan di kandungan. Sekarang perut Bunda sudah kelihatan besar. Kayaknya sih lebih besar dibanding waktu hamil Dhiyaa. Adik di perut Bunda juga sudah responsif kalau diajak ngobrol atau dipegang2 dari luar. Dhiyaa juga sudah bisa elus2 perutnya Bunda yang besar itu (Tau nggak ya Dhiyaa kalau didalemnya ada Adik?).
Alhamdulillah.
Wassalam, Affancik.
Monday, November 13, 2006
Maen di luar

(Bunda yang posting)
Ini photo Dhiyaa diawal2 minggu 10 bulannya. Mulai senang maen di luar rumah. Kalau habis jalan2 diluar rumah dan disuruh pulang pasti langsung nangis sejadi-jadinya.
Sekarang Dhiyaa juga lagi senang2nya dititah tangan satu, dan kalau Dhiyaa sudah milih siapa yang jadi teman titahnya....dia gak mau ganti orang.
Well, Ayah Bunda sudah gak sabar pengen lihat Dhiyaa bisa jalan sendiri. Pasti tambah nge-gemesin + harus extra nge-jaganya :D
Tuesday, October 03, 2006
Mpus, tepuk tangan dan dadaaah

Sekarang Dhiyaa sudah 9 bulan lebih. Tiap pagi sudah lebih ngerti kalau Ayah and Bunda mesti berangkat kantor. Kadang-kadang kalau malamnya main terlalu lama, besok pagi pasti nangis kalau ditinggal kerja (Huhu, sekarang memang makin seneng main2). Pernah waktu berangkat kerja nggak dipamitin (karena lagi tidur), waktu bangun tidur dan lihat nggak ada siapa2 di kamar, Dhiyaa panggil2 gini: Ayaaa, Ayaaa. Huhehehe, mungkin kalau dia bisa sebut Bunda maka Bunda yang dipanggil. :)
Sekarang ini ada 3 hal yang Dhiyaa baru aja bisa lakukan dengan tangannya. Panggil mpus (panggil orang lain juga gayanya sama), tepuk tangan dan dadaahhh. Besok apa ya? :)
Wassalam and Cheers.
Friday, August 18, 2006
Harap maklum. Namanya juga amatir.
Asalamualaikum.
Ini cerita tentang driving.

Tahun lalu sebetulnya sudah mulai driving, tapi cuma bertahan sampai 3 bulan. Sejak married malah nggak pernah driving. Setelah lama nggak main malah Bunda yang sering tanya: kok Ayah nggak pernah driving lagi? Wah jadi kangen.
Sudah dua bulan ini Ayah rajin driving sama temen-temen di kantor. Mulanya sih iseng karena diajak. Waktu itu mainnya di daerah SCBD. But then nggak tau kenapa besok2nya jadi penasaran, saking penasarannya malah walaupun nggak ada yang nemenin malah berangkat driving sendiri. Sempet beberapa kali setelah pulang kantor main deket rumah. Pokoknya memuaskan hasrat, deh. Gitu ceritanya. Sekarang sih pengen seneng-seneng aja dulu, latihan sendiri atau berangkat sama temen-temen. Niat juga sih cari pro buat belajar dari awal, tapi mungkin nanti kali ya, tergantung CFO di rumah yang atur expenses. Huheheheh. Kalau kualitas swing sih masih sama, masih nggak jelas. Kadang-kadang bagus, kadang-kadang jelek. So awal-awalnya memang nggak ada improvement berarti dibandingkan dengan latihan tahun lalu.
Tiga minggu ini latihannya jauh lebih teratur. Setiap jumat berangkat bareng sama temen-temen dari kantor main di SCBD. Swing juga makin ke sini makin bagus (huhehe, memuji diri sendiri). Arahnya makin lurus dan makin bisa jauh. Ah, tapi tetep aja, pengen belajar sama pro. Kali aja bisa lebih lurus dan makin jauh. :D
Anyway, tadi siang pas mau mulai kelihatan kok di stick #7 ada retak kecil. Wah, kayaknya ini bekas penganiyaan selama 2 bulan terakhir. Huheheh, jangan-jangan berapa pukulan lagi bisa patah nih. And guess what?? Bener, sticknya bisa patah!!!!! Ternyata, memang bener sticknya bisa patah. Dan waktu dibawah ke toko, mas2nya bilang: ini memang biasa mas buat amatir. Hheheheh, si Mas tau aja kalo yang bawa stick ini memang masih amatir.
Harap maklum aja, Mas. Namanya juga amatir! huhehehehe.
Wassalam, Affan.
Wednesday, August 16, 2006
Masakan Manado
Hari Rabu (16/08) sebelum libur panjang ini kayaknya bikin orang2 (or only me???) jadi males. Bisa dilihat dari status2 YM sebagai berikut:
- Ainul = Tuk (kayaknya ini artinya: Ngantuk)
- ArifHM = Last day @ *ND*a* (hmmm, mestinya yang ini nggak masuk itungan males, tapi sedih) huhuuu
- Farida = Sangat malas sekali (tuh kan, saya bilang juga apa...)
- Maretha = Ngapain gue cuti yah (kayaknya ada penyesalan cuti hari Jumat karena menurut gosip hari jumat itu masuknya setengah hari)
- Noviadi = Holiday Inn Bandung (wah, yang ini malah parah, udah liburan duluan)
- Rendo = Long long long weekend for fifa2005 (hmm, ini pasti masih single sampai bisa bikin rencana main fifa di PS).
- Syahid = Coffee, tea and sympathy (kalau ini one of my best friend, jadi dimasukin aja kali, yeeee)
Jadi karena status2 itu, jadi ikutan males deh. Nah, sekalian aja tadi di kantor kita adain acara makan siang yang agak beda. Hari ini kita pergi ke salah satu tempat makan manado yang ada di jalan abdul muis. Ini salah satu tempat makanan favoritnya Bunda juga. Namanya Beautika. Konon, dulunya Beautika itu adalah salon. Kayaknya masih bisa dilihat di Hang Lekir. Anyway, jam 12 teng kita sudah sampai di tempat makan. Yang berangkat makan bareng cuma 3 orang, Indra, Geigy and of course, me.
Kita nggak pesen banyak, cuma: cakalang pedas (apa sih masakan manado yang nggak pedas??), ayam woku (yang ini dicancel karena ternyata sudah habis), sayur jantung pisang, sayur woku (is this correct? well, it sounds so), abon ikan (hohoho, Indra yang pesan, this one is the ultimate!!! paling pedas!). And of course, bakwan jagung (kenapa di setiap tempat makan manado ada bakwan jagung???).
Hasilnya? Bisa dilihat di gambar. Almost nothing left. The lunch was so great! Sayangnya kita nggak bawa sopir, so I have to drive back to the office my own. Males, deh. So far, tempat makan ini masih recommended buat ajak temen or keluarga (walaupun harganya agak premium, sih). Oh ya, makan di tempat ini jadi ingat bahwa couple of months back gue pernah ajak customer makan disini. Hmmm, how life changed so quick.
So today we had a great lunch. Lumayan buat awal liburan panjang. Huhehhehe.
Wassalam.
Tuesday, August 15, 2006
Weekend 12 Agustus 2006

Wah udah lama juga ya Bunda gak posting ke blog... :D
Dhiyaa seminggu lagi usianya sudah 8 bulan...sudah saatnya waktu makan nasi tim berubah jadi 3x sehari. Tapi sepertinya Dhiyaa udah gak tahan...soalnya udah seminggu ini (menurut laporan mbak dirumah) tiap siang Dhiyaa pasti ngoceh "mam" melulu.
Friday, July 21, 2006
Toddlers in Park
Assalamualaikum, Sudah 3 mingguan ini nggak sempet posting. Nothing much going on selain Dhiyaa yang sekarang sudah mulai merangkak 3-5 step. Huheheh, it was so exciting moment to see this progress. Dhiyaa juga sudah mulai berdiri sendiri sambil pegangan ke objek lain. Sekarang Dhiyaa sudah agak cerewet dikit, sudah bisa ngoceh Cacacaa, Nyanyanyaaa (selain mengucapkan Ayaaa dengan fasihnya, huheheheh). Makanya sekarang salah satu panggilan sayang Ayah ke Dhiyaa adalah "Nyanya".
Kemarin ada acara keluarga. Family gathering yang diadain sama adik ipar, kayak ngunduh mantu gitu lah. Acaranya dibuat di ciputat waktu makan siang, tempat makan yang ada taman luas -- dan ada danaunya juga. Huhehehe, surprisingly ternyata di pinggir jalan ciputat ada danau besar. Yang datang lumayan banyak, bahkan om and tante dari Semarang juga datang.
Anyway, acara ini juga dari acara bermain di taman buat Dhiyaa yang pertama kali. Sayang Dhiyaa masih belum bisa jalan sendiri. Check this out. Ini adalah foto Dhiyaa (sama Bunda, pastinya) dan sepupu2nya (Diva, Farrel, Hafidz and Fariz). Oh ya, ada juga adiknya Dhiyaa, tapi masih di perutnya Bunda. :P
Waktu di taman Dhiyaa agak rewel karena nggak mau digendong. Ternyata dia mau main di rumput. Huheheh, udah pengen join sepupu2nya, kali ya? Kelihatan banget kalo Dhiyaa udah mau cepet2 jalan, gabung sama sepupu2nya. Hmmm, jadi nggak sabar pengen Dhiyaa cepet jalan. :D
Regards, Affan.
Wassalam.
Friday, June 30, 2006
Makan Nasi Tim

Pas umur Dhiyaa masuk 6 bulan sengaja Bunda ambil cuti 2 hari untuk ngasih makan nasi tim pertama kali ke Dhiyaa. Sehari sebelum cuti Bunda udah titip sama asisten di rumah untuk beli ati ayam dan bayam, karena menurut resep makanan bayi rata2 untuk starter 2 item ini yang paling banyak digunakan.
Jam 7 pagi dihari pertama Bunda cuti, Bunda sudah mempersiapkan semua bahan2nya, sementara itu Dhiyaa lagi dimandiin sama asisten. Selesai Dhiyaa mandi dan jalan keliling komplek barulah acara makan nasi tim pertama kali dimulai.
Alhamdulillah, Dhiyaa doyan sama nasi tim-nya, buktinya selama makan dia anteng banget dan mulutnya cepat dibuka kalau makanan dimulutnya sudah habis. Malah Bunda yang kewalahan harus cepat2 nyuap, karena Dhiyaa kalau Bunda-nya telat nyuapin pasti langsung merengek….waduh gak sabaran banget sich Dhiyaa. Satu lagi ciri khas Dhiyaa kalau lagi makan nasi tim…mulutnya gak berhenti ngoceh…”nyam nyam…nyam nyam”.
Dua hari Bunda cuti dihari kamis dan jum’at, Dhiyaa tidak ada kendala makan. Tapi pas hari Sabtu disaat Ayah lagi di rumah, Dhiyaa mulai susah makan. Setelah disimak dan dicermati, ternyata Dhiyaa kalau lagi ada Ayahnya pasti maunya maen melulu. Maka dari itu setiap Dhiyaa mau makan, pasti Ayah diam dan menjauh dari pandagan Dhiyaa, supaya Dhiyaa bisa menghabiskan makannya dulu.
Selama seminggu berturut-turut Dhiyaa menunya selalu ati ayam dan bayam. Pernah sekali tidak ada ati ayam dan bayam…menunya diganti dengan tahu and buncis, dan guess what…Dhiyaa gak mau makan. Sepertinya Dhiyaa suka sekali kalau makannya ada bau yang menyengat…seperti bau ati ayam, teri atau ikan. Sama nich kaya Ayah-nya…maunya makannya yang sedap2. Pantesan kalau Ayah Bunda-nya lagi makan, pasti Dhiyaa nyamperin mau minta.
Ayah dan Bunda senang banget karena Dhiyaa makan nya gak susah. Dan sejak mulai makan nasi tim, Dhiyaa juga semakin aktif bergerak. (Makanya bisa sampai free fall, seperti posting Ayah sebelumnya).
Wednesday, June 28, 2006
xtreme sports' weekend

(Ayah yang posting)
Assalamualaikum, friends. Dua minggu yang lalu kegiatan kita di hari Sabtu-Minggu banyak banget. Waktu itu, jam setengah enam pagi hari Sabtu kita sudah jalan ke tempat urutnya Dhiyaa. And then kita ke Klender, rumah Umi Haji, untuk belanja-belanja keperluan arisan. Selesai belanja kita anter Dhiyaa untuk imunisasi. Sore sampai malem Bunda dan asistennya masak-masak. Minggu dilanjutkan sama kegiatan arisan temen2 kantornya Bunda and baru selesai jam 3 sore. Wahhh, we were so happy. Acaranya lancar, makanannya absolutely sesuai target (quality and quantity, of course) and kita manage itu sendiri. Salut deh sama Bunda dengan programnya yang sukses itu.
Nah, karena 2 minggu yang lalu sudah cape2an, weekend kemarin kita (Ayah and Bunda tepatnya, karena Dhiyaa belum bisa ikut voting) memutuskan untuk tinggal di rumah aja. Acara kita mulai dengan bangun agak siang. Seneng banget rasanya bisa tinggal di rumah, bisa becanda sama Dhiyaa sampai capek (either Dhiyaa or Ayah-Bundanya yang capek). Setelah makan siang Dhiyaa tidur siang and Ayah-Bunda di luar nonton TV, baca koran and setel mainan Dhiyaa yang baru. When suddenly.............gedebug........
Ayah and Bunda sempet lihat2an dulu sampai akhirnya one of us said, "Astahfirullah, Dhiya!!". Ayah langsung masuk kamar and check. Ternyata Dhiyaa sudah di lantai and waktu Dhiyaa lihat Ayah, Dhiyaa langsung nangis. [She just had her first free fall]. Setelah diangkat kita periksa apa ada yang memar di luar. Alhamdulillah nggak ada yang benjol or memar. Habis itu Dhiyaa langsung disusuin sama Bunda. Nangisnya nggak lama. Malah habis itu ketawa-ketawa becanda sama Bunda. Oh, maafkan Ayah sama Bunda ya Nak. Rupanya tumpukan bantal yang mirip benteng takeshi itu sudah bisa kamu lewati. Habis itu Ayah langsung telpon Umi Haji. She said that no worries, kalau Dhiyaa rewel atau nangis terus langsung bawa ke dokter. Alhamdulillah sampai besok hari Minggu Dhiyaa nggak rewel. Tapi setelah itu kita lebih strict sama Dhiyaa, nggak bisa ditinggal tidur sendirian karena merangkaknya sudah bisa banget. But anyway, ternyata Ayah sama Bunda yang 2 minggu terakhir mengamati perkembangan Dhiyaa sempet masing-masing berpikir gini: "Wah, kalau Dhiyaa sudah bisa merangkak kayak gini bisa cepet jatuh nih dari tempat tidur". And guess what? It happened! Was it a good prediction or....?
Besoknya gantian Ayah yang outing untuk olahraga. Kalau Dhiyaa hari Sabtu sudah olahraga dengan free fall-nya, Ayah hari Minggu keluar dengan sepeda. Duh, kasian banget deh nih sepeda. Sudah lama nggak dipakai bersepeda beneran (bersepeda beneran = off road). So, hari minggu Ayah bawa si 'GT' ini ke jalur pipa gas (JPG). Wah, ternyata JPG itu deket banget dari rumah. Disana sudah banyak banget orang ngumpul (dari anak muda sampe babe2). Jalur pipa gas panjangnya kira2 6.5km melingkar. Kata temen yang expert, JPG ini agak2 teknis makanya kita mesti hati2. The trip was started and wow....ternyata JPG memang tempat yang keren untuk bersepeda. Nggak nyangka di pinggir Jakarta ternyata sawah, kebun and empang masih luas banget. Fantastic! Jalurnya juga menggoda banget, banyak tanjakan and turunan yang bikin deg2an. Tanah yang agak basah karena habis disiram hujan juga bikin perjalanan jadi tambah mantap. Licin!!! Si 'GT' yang notabene kelasnya memang entry level memang kayaknya perlu diupgrade. Apa aja ya? Ban mesti ganti, shock juga, terus pasang disc brake. Cukuplah. Mungkin sepatu juga perlu ganti ya. Maklum sudah lama nggak dipakai, jadi kemarin pada getas semua. :)
So it was an exciting weekend for us. Minggu ini mungkin Ayah akan ke JPG lagi (ikut trek yang lebih panjang). Tapi mungkin Dhiyaa nggak perlu ngulangin free-fall-nya itu. :D
Cheers. Wassalam.