Lilypie 2nd Birthday Ticker
Lilypie 1st Birthday Ticker

Friday, July 21, 2006

Toddlers in Park

(Ayah yang posting), soalnya Bunda lagi sibuk training dan mentoring anak buah barunya. :D

Assalamualaikum,

Sudah 3 mingguan ini nggak sempet posting. Nothing much going on selain Dhiyaa yang sekarang sudah mulai merangkak 3-5 step. Huheheh, it was so exciting moment to see this progress. Dhiyaa juga sudah mulai berdiri sendiri sambil pegangan ke objek lain. Sekarang Dhiyaa sudah agak cerewet dikit, sudah bisa ngoceh Cacacaa, Nyanyanyaaa (selain mengucapkan Ayaaa dengan fasihnya, huheheheh). Makanya sekarang salah satu panggilan sayang Ayah ke Dhiyaa adalah "Nyanya".

Kemarin ada acara keluarga. Family gathering yang diadain sama adik ipar, kayak ngunduh mantu gitu lah. Acaranya dibuat di ciputat waktu makan siang, tempat makan yang ada taman luas -- dan ada danaunya juga. Huhehehe, surprisingly ternyata di pinggir jalan ciputat ada danau besar. Yang datang lumayan banyak, bahkan om and tante dari Semarang juga datang.
Anyway, acara ini juga dari acara bermain di taman buat Dhiyaa yang pertama kali. Sayang Dhiyaa masih belum bisa jalan sendiri. Check this out. Ini adalah foto Dhiyaa (sama Bunda, pastinya) dan sepupu2nya (Diva, Farrel, Hafidz and Fariz). Oh ya, ada juga adiknya Dhiyaa, tapi masih di perutnya Bunda. :P

Waktu di taman Dhiyaa agak rewel karena nggak mau digendong. Ternyata dia mau main di rumput. Huheheh, udah pengen join sepupu2nya, kali ya? Kelihatan banget kalo Dhiyaa udah mau cepet2 jalan, gabung sama sepupu2nya. Hmmm, jadi nggak sabar pengen Dhiyaa cepet jalan. :D

Regards, Affan.


Wassalam.

Friday, June 30, 2006

Makan Nasi Tim


(Bunda yang posting)

Pas umur Dhiyaa masuk 6 bulan sengaja Bunda ambil cuti 2 hari untuk ngasih makan nasi tim pertama kali ke Dhiyaa. Sehari sebelum cuti Bunda udah titip sama asisten di rumah untuk beli ati ayam dan bayam, karena menurut resep makanan bayi rata2 untuk starter 2 item ini yang paling banyak digunakan.

Jam 7 pagi dihari pertama Bunda cuti, Bunda sudah mempersiapkan semua bahan2nya, sementara itu Dhiyaa lagi dimandiin sama asisten. Selesai Dhiyaa mandi dan jalan keliling komplek barulah acara makan nasi tim pertama kali dimulai.

Alhamdulillah, Dhiyaa doyan sama nasi tim-nya, buktinya selama makan dia anteng banget dan mulutnya cepat dibuka kalau makanan dimulutnya sudah habis. Malah Bunda yang kewalahan harus cepat2 nyuap, karena Dhiyaa kalau Bunda-nya telat nyuapin pasti langsung merengek….waduh gak sabaran banget sich Dhiyaa. Satu lagi ciri khas Dhiyaa kalau lagi makan nasi tim…mulutnya gak berhenti ngoceh…”nyam nyam…nyam nyam”.

Dua hari Bunda cuti dihari kamis dan jum’at, Dhiyaa tidak ada kendala makan. Tapi pas hari Sabtu disaat Ayah lagi di rumah, Dhiyaa mulai susah makan. Setelah disimak dan dicermati, ternyata Dhiyaa kalau lagi ada Ayahnya pasti maunya maen melulu. Maka dari itu setiap Dhiyaa mau makan, pasti Ayah diam dan menjauh dari pandagan Dhiyaa, supaya Dhiyaa bisa menghabiskan makannya dulu.

Selama seminggu berturut-turut Dhiyaa menunya selalu ati ayam dan bayam. Pernah sekali tidak ada ati ayam dan bayam…menunya diganti dengan tahu and buncis, dan guess what…Dhiyaa gak mau makan. Sepertinya Dhiyaa suka sekali kalau makannya ada bau yang menyengat…seperti bau ati ayam, teri atau ikan. Sama nich kaya Ayah-nya…maunya makannya yang sedap2. Pantesan kalau Ayah Bunda-nya lagi makan, pasti Dhiyaa nyamperin mau minta.

Ayah dan Bunda senang banget karena Dhiyaa makan nya gak susah. Dan sejak mulai makan nasi tim, Dhiyaa juga semakin aktif bergerak. (Makanya bisa sampai free fall, seperti posting Ayah sebelumnya).

Wednesday, June 28, 2006

xtreme sports' weekend


(Ayah yang posting)

Assalamualaikum, friends. Dua minggu yang lalu kegiatan kita di hari Sabtu-Minggu banyak banget. Waktu itu, jam setengah enam pagi hari Sabtu kita sudah jalan ke tempat urutnya Dhiyaa. And then kita ke Klender, rumah Umi Haji, untuk belanja-belanja keperluan arisan. Selesai belanja kita anter Dhiyaa untuk imunisasi. Sore sampai malem Bunda dan asistennya masak-masak. Minggu dilanjutkan sama kegiatan arisan temen2 kantornya Bunda and baru selesai jam 3 sore. Wahhh, we were so happy. Acaranya lancar, makanannya absolutely sesuai target (quality and quantity, of course) and kita manage itu sendiri. Salut deh sama Bunda dengan programnya yang sukses itu.

Nah, karena 2 minggu yang lalu sudah cape2an, weekend kemarin kita (Ayah and Bunda tepatnya, karena Dhiyaa belum bisa ikut voting) memutuskan untuk tinggal di rumah aja. Acara kita mulai dengan bangun agak siang. Seneng banget rasanya bisa tinggal di rumah, bisa becanda sama Dhiyaa sampai capek (either Dhiyaa or Ayah-Bundanya yang capek). Setelah makan siang Dhiyaa tidur siang and Ayah-Bunda di luar nonton TV, baca koran and setel mainan Dhiyaa yang baru. When suddenly.............gedebug........

Ayah and Bunda sempet lihat2an dulu sampai akhirnya one of us said, "Astahfirullah, Dhiya!!". Ayah langsung masuk kamar and check. Ternyata Dhiyaa sudah di lantai and waktu Dhiyaa lihat Ayah, Dhiyaa langsung nangis. [She just had her first free fall]. Setelah diangkat kita periksa apa ada yang memar di luar. Alhamdulillah nggak ada yang benjol or memar. Habis itu Dhiyaa langsung disusuin sama Bunda. Nangisnya nggak lama. Malah habis itu ketawa-ketawa becanda sama Bunda. Oh, maafkan Ayah sama Bunda ya Nak. Rupanya tumpukan bantal yang mirip benteng takeshi itu sudah bisa kamu lewati. Habis itu Ayah langsung telpon Umi Haji. She said that no worries, kalau Dhiyaa rewel atau nangis terus langsung bawa ke dokter. Alhamdulillah sampai besok hari Minggu Dhiyaa nggak rewel. Tapi setelah itu kita lebih strict sama Dhiyaa, nggak bisa ditinggal tidur sendirian karena merangkaknya sudah bisa banget. But anyway, ternyata Ayah sama Bunda yang 2 minggu terakhir mengamati perkembangan Dhiyaa sempet masing-masing berpikir gini: "Wah, kalau Dhiyaa sudah bisa merangkak kayak gini bisa cepet jatuh nih dari tempat tidur". And guess what? It happened! Was it a good prediction or....?

Besoknya gantian Ayah yang outing untuk olahraga. Kalau Dhiyaa hari Sabtu sudah olahraga dengan free fall-nya, Ayah hari Minggu keluar dengan sepeda. Duh, kasian banget deh nih sepeda. Sudah lama nggak dipakai bersepeda beneran (bersepeda beneran = off road). So, hari minggu Ayah bawa si 'GT' ini ke jalur pipa gas (JPG). Wah, ternyata JPG itu deket banget dari rumah. Disana sudah banyak banget orang ngumpul (dari anak muda sampe babe2). Jalur pipa gas panjangnya kira2 6.5km melingkar. Kata temen yang expert, JPG ini agak2 teknis makanya kita mesti hati2. The trip was started and wow....ternyata JPG memang tempat yang keren untuk bersepeda. Nggak nyangka di pinggir Jakarta ternyata sawah, kebun and empang masih luas banget. Fantastic! Jalurnya juga menggoda banget, banyak tanjakan and turunan yang bikin deg2an. Tanah yang agak basah karena habis disiram hujan juga bikin perjalanan jadi tambah mantap. Licin!!! Si 'GT' yang notabene kelasnya memang entry level memang kayaknya perlu diupgrade. Apa aja ya? Ban mesti ganti, shock juga, terus pasang disc brake. Cukuplah. Mungkin sepatu juga perlu ganti ya. Maklum sudah lama nggak dipakai, jadi kemarin pada getas semua. :)

So it was an exciting weekend for us. Minggu ini mungkin Ayah akan ke JPG lagi (ikut trek yang lebih panjang). Tapi mungkin Dhiyaa nggak perlu ngulangin free-fall-nya itu. :D

Cheers. Wassalam.

Monday, June 12, 2006

The past 2 weeks


(yang posting Ayah)

Assalamualaikum,

Hei! Sudah lama juga nggak posting. Mohon maklum ya, soalnya Ayah Dhiyaa baru aja pindah kantor sekitar 2 minggu yang lalu.

Sewaktu long weekend kemarin Ayah and Bunda ajak Dhiyaa jalan-jalan ke Bandung. Arie and Nora (Arie is my brother in law and Nora is his wife) juga ikut. Kita berangkat dari rumah bintaro jam 8 pagi. Lumayan singkat, dalam 2 jam kita sudah ada di Padalarang. Seharusnya kita keluar di pasteur, tapi karena kebablasan (maklum jarang jalan2 ke Bandung) kita keluarnya di cileunyi. Oooo, itu kan jauh banget. So kita puter balik and keluar lagi di buah batu. Ternyata benar, di Bandung itu kalau long weekend macet banget. Kita sampai di jalan Sumatera jam 12an terus makan siang. Kenapa ke jalan Sumatera? karena menurut peta bandung berjalan (a.k.a Syahid) tempat yang cocok buat Bunda belanja FO ya di jalan Sumatera ini. Sesudah jalan-jalan (and tentunya setelah Bunda berhasil menghabiskan budget belanja FO) kita jalan ke dago. Sampai dago sekitar jam 6 sore and we were ready for dinner! Karena agak dingin, Dhiyaa pakai sweater pink-nya, and she felt asleep just when the main course for her parents are served. Benar-benar pengertian! Dari Bandung kita balik ke JKT sekitar jam setengah sembilan malam and ooo God, I was so sleepy. Untung aja nggak papa.

Kantor yang baru ini letaknya lumayan di tengah kota. Deket pojok kuningan, tepatnya. Minggu pertama, sesuai rencana, Ayah and Bunda berangkat kerja bareng (oooo, working parents). Pagi-pagi kita naik kereta dari Bintaro. Bunda turun di tanah abang and Ayah turun di Sudirman. Minggu pertama cukup banyak adjustment buat Ayah. Dari berangkat yang harus lebih pagi and pulang yang kadang nggak tentu, maklum masih buat penyesuaian dengan pekerjaan and jadwal kereta pulang. But anyway, sesuai dengan posting bunda di bawah, setelah kita tahu bahwa ternyata Bunda sedang mengandung anak ke-2 (Alhamdulillah kita diberi titipan satu lagi), maka plan transportasi pergi-pulang kerja dirubah. Mulai Rabu minggu kemarin Ayah and bunda pakai mobil lagi. Eh, ternyata it's not bad at all. Mulanya sih Ayah pikirnya gini: bawa mobil itu bakal cape banget karena berangkat jam 5:30 supaya Bunda bisa sampai kantor jam 7 pagi and pulang jam 4 sore (pulang naik kereta sendiri). And belum lagi pulangnya pasti Ayah macet2an di jalan, bisa sampai 2 jam-an. Tapi ternyata......nggak cape kok. Malah menurut Ayah nyaman banget, sampai di kantor masih 'fresh'. Huheheh, Ayah udah mulai terbiasa pakai mobil pribadi kali ya..... :D So it's just getting a lot better now.

Oh ya, cerita kantor baru. Disini, hampir semua membernya Ayah sudah kenal lama (oooo, tapi bukan KKN loh waktu join-nya). Rata-rata sih sudah kenal lebih dari 3 tahun, so untuk mulai blending and do the works lumayan lancar. Minggu pertama ini mainly Ayah masih try to figure things out. Minggu ke-dua sudah mulai kenal banyak orang and a bit get up to speed. Alhamdulillah work related so far lancar2 aja. Makan siang juga lancar karena disini banyak tempat makan. Bisa di bawah (kalau mau cepet2), bisa ke gedung sebelah, bisa ke belakang kantor TSEL, bisa ke plasa semanggi, mal ambasador (bisa sekaligus beli dvd di ITC, huhehehe).

Well, mudah-mudahan bisa terus lancar seperti ini. :D

Wassalam. Maaf ya kalau postingnya kepanjangan.


Wednesday, June 07, 2006

Anugerah-Nya

(Bunda yang posting)
Setelah Bunda habis masa nifas, Bunda langsung KB pakai IUD copper-T. Kata dokter di RSB Budi Kemuliaan, ini alat kontrasepsi yang paling aman. Selang 2 bulan setelah pasang kontrasepsi [akhir bulan Maret 2006], Bunda dapat haid pertama setelah melahirkan...padahal menurut informasi yang Bunda baca : Kalau Ibu menyusui itu kemungkinan tidak dapat haid. Dibulan April 2006, walaupun sempat telat seminggu, Bunda dapat haid juga. Waktu itu sempat sich iseng2 periksa pakai test pack kalau2 hamil...tau kenapa?
Bunda pernah barengan sama rekan kerja dari Tifa mompa ASI diruangan nursery room Indosat yang baru. Nah disitu dia cerita kalau dia pakai spiral tapi kebobolan....wah Bunda kan jadi was was...walaupun dia bilang kemungkinannya itu 1% kebobolan.
Akhir bulan Mei 2006 kemarin, lagi2 Bunda telat dapat haid lagi...karena sebelumnya juga telat seminggu tapi akhir dapat....untuk kali ini Bunda juga tunggu sampai seminggu. Tapi seminggu kemudian haid juga tidak kunjung datang. AyahBunda bercanda...jangan2 ada dede-nya Dhiyaa.
Ayah share ke temennya...and temennya menyarankan untuk segera check dan lepas IUD kalau memang jadi. Akhirnya pulang kerja malam2 Ayah bela2in beli test pack. Bunda sempat deg2an juga pagi2 lihat hasil test nya yang bertanda +. Hari itu juga tanggal 6 Jun 06, Ayah memutuskan untuk langsung check ke dokter dan memastikan karena Bunda sendiri masih gak percaya dengan hasil test pack-nya....masih butuh diyakinkan oleh yang lebih expert.
Berhubung lokasi rumah di Bintaro dan juga sudah hampir 6 bulan tidak check ke Budi Kemuliaan, akhirnya sekalian lha pindah ke RSI Bintaro. Bunda minta ijin ke Pak Bos untuk tidak masuk kerja, Ayah juga pagi2 sudah ngantri untuk ambil nomor [karena berdasarkan pengalaman pertama Dr. Okky antriannya lumayan banyak].
Sore setelah Ayah pulang kerja, kita bertiga [AyahBunda dan Dhiyaa] langsung ke RSIB. Dari jadwal praktek mulai jam 17:00, dokternya datang jam 19:00...untungnya Ayah dapat nomor antrian pertama tadi pagi.
Btw, waktu lagi nunggu ketemu sama Indri teman kerja Ayah dulu di IM3 ngantri didokter yang lain, and ternyata dia juga lagi hamil. Dhiyaa diajak bercanda sama Tante Indri langsung ketawa-tawa aja...aduh Dhiyaa kamu kok ramah banget sich :D.
Waktu pertama masuk ruangan dokter Okky, Dhiyaa juga langsung senyum-senyum...."kenapa Dhiyaa?" lagi pasang tampang manis supaya gak disuntik ya....huehehe. Pasti Dhiyaa kira yang mau check itu dia :)).
Setelah memberikan informasi ke dokter Okky mengenai latar belakang kejadian, Bunda disuruh siap2 untuk USG. Wah ternyata benar Bunda hamil...dan IUD itu sudah merosot kebawah...Alhamdulillah posisinya jauh dari janin. Dokter Okky tanya ke Bunda whether Bunda siap untuk punya anak 2 atau tidak, and Bunda jawab kalau memang kondisi janin dan rahim tidak masalah ya Bunda siap [menurut Ayah jawaban Bunda ini bagus sekali]. Dengan jawaban Bunda itu, akhirnya sama dokter IUD dicopot dan akan dilihat 2 minggu lagi bagaimana perkembangan janin nya...kalau memang sudah kehendak Allah ya janin nya akan bertahan...kalau tidak ya nanti akan jatuh sendiri.
Tau kenapa IUD-nya bisa turun kebawah?...menurut dokter itu karena Bunda sering gendong atau ngangkat yang berat2. Dan karena itu, maka Ayah buat statement kalau Bunda tidak boleh gendong Dhiyaa sampai anak kedua ini lahir...hiks...hiks...hiks...jadi sedih. Tapi Bunda masih bisa kok meluk nyium dan bercanda sama Dhiyaa.
Satu hal pasti...Bunda harus menjaga kehamilan ini sebagaimana kehamilan pertama. Lanjut puasa makan junk food, makannya yang pedas2, snack and soda water.
Terima kasih ya Allah atas Anugerah ini.

Monday, June 05, 2006

Panas nich.....

(Bunda yang posting)
Wah....panas juga nich Bunda dibilangin gak pernah posting....:D [Sekarang disempet-sempetin sebelum pulang kantor]. Tapi gak juga sich....ini kan menunjukkan kalau memang Ayah lebih gak sibuk daripada Bunda, hehehe. Maaf ya Yah, sekarang kan Ayah sudah lebih lebih lebih sibuk dari Bunda.....Nah lho, terus yang mau update blog siapa donk? Dhiyaa cepetan gede dech, biar bantuin AyahBunda update blog ini, hihihi.
Ngomongin tentang Dhiyaa, minggu kemarin Bunda coba nyusun foto Dhiyaa....mau saingan sama gambarnya Ayah. Soalnya menurut Bunda, gambar Ayah itu gak rapih [maaf lagi ya Yah]. Tapi makasih ya Yah, sudah dibantuin convert ke JPG :P

Digambar ini, semua foto yang ada label x month-nya Bunda lho yang ngambil and pokoknya semua jadi masterpiece Bunda dech [muji diri sendiri].

Alhamdullilah sampai sekarang [5 bln 15 hari] dia sudah tambah berat [belum nimbang sich, cuma dirasain aja waktu gendong Dhiyaa udah gak bisa lama2]. Sudah ngerti makanan orang gede....makan makanan sendiri suka susah, tapi kalau lihat orang makan maunya minta. Disodorin juga pasti langsung mangap. Coba dech kalau makanannya sendiri, disodorin juga Dhiyaa cuek aja. Terakhir hari minggu kemarin sama Ayah disodorin es krim coklat malah suka banget. Dhiyaa kalau tidur malam juga udah gak perlu dikelonin, selama sudah kenyang nyusu dan sudah masuk jam tidurnya [range jam 20-21] walaupun ditinggal sendiri dikamar masih dalam keadaan melek, sebentar juga langsung tidur pulas. Dhiyaa sekarang juga udah banyak ketawa [bukan ketawa sendiri lho]. Setiap diajak becanda pasti langsung ketawa lepas. Padahal dulu susahnya minta ampun...sampai2 Umi dan Eyangnya bilang kalau ketawanya tuh mahal.

Wah udah jam 17:20, jadwal kereta 20 menit lagi...Bunda got to go...sambung lagi ntar ya.

Friday, May 19, 2006

Knowledge Transfer (bagi-bagi kerjaan)


(Ayah yang posting)

Jadi minggu ini Ayah lagi sibuk melakukan knowledge transfer ke temen-temen kerja disini sebagai bagian proses kepindahan Ayah ke perusahaan yang baru (masih jadi karyawan, Rek!). Nggak banyak sih yang ditransfer karena selama 1 tahun terakhir ini Ayah cuma sibuk sama 1 project yang lumayan gede system integration-nya. Yang lain sih paling cuma pre-sales2 aja. Nggak kerasa juga, di E**cs**n ini Ayah sudah 1 tahun 1 bulan. Padahal kayaknya baru April kemarin aja join-nya. Temen-temen di sini baik-baik banget, apalagi orang-orang di divisi. They're clever, have good manner and very committed to team success. Pokoke, sebuah team yang bisa dibanggain deh.

Anyway, barusan Ayah presentasi ke temen-temen mengenai project ini. Lumayan kaget juga karena dari yang diundang hampir 90% dateng. Weleh2, benar2 mencerminkan komitmen yang tinggi! Yang lebih lumayan lagi, presentasi tadi interaktif banget, jadi kita semua bisa update status project ini dari berbagai sisi. Well, I have a good feeling that it's going to be a smooth transfer. :D. Scope delivery-nya sih nggak kompleks tapi integration-nya itu yang rada kompleks. Well, syukur Alhamdulillah sih kita bisa deliver apa yang kita 'janjiin' ke customer. Huhehehe.

Wah, sudah sore aja nih tahu2. Nanti malem rencananya project closing dinner. Huhehheheh, another free dinner from the company. :D

Wednesday, May 17, 2006

Dhiyaa Week 1 to Week 19


(Ayah yang posting).

Assalamualaikum.

Wah, nggak kerasa Dhiyaa 4 hari lagi sudah 5 bulan. Hampir tiap minggu pasti ada foto-foto baru Dhiyaa. Yang paling bawah itu (foto bertiga sama Ayah and Bunda) pas di rumah waktu Dhiyaa cukur rambut, umurnya baru 35 hari. Oh ya, ada nih kumpulan foto-fotonya Dhiyaa sampai umur 4 bulan kurang. Ini dia fotonya dengan frame biru.

Paling atas tengah itu foto Ayah and Bunda 2 malam sebelum Dhiyaa lahir. Di sebelah kanannya itu foto Dhiyaa setelah proses kelahiran (duh, seneng banget lihat titipan-Nya ini). Di bawahnya foto Dhiyaa dan keluarga waktu acara cukur rambut (ada bunda, sepupu2nya yang semuanya cowok dan Tante Puti), di bawahnya pas cukur rambut juga, sebelah kirinya lagi foto sama bunda, sebelah kirinya lagi foto manja Dhiyaa (Ini Opa-nya yang ambil pakai ponsel), di atasnya foto 2 bulan, di kanannya foto Dhiyaa 2 bulan kurang (Katanya foto diatas guling ini adalah salah satu masterpiece-nya Bunda, hueheheheh). Paling kiri atas itu foto Dhiyaa tidur waktu umur 3 bulan. Huhehe, memang Dhiyaa tidurnya suka asal-asalan.

Sekarang ini dia lagi seneng2nya tidur sambil tengkurap, mungkin enak kali yaaa. Kesannya sih kalo sudah tengkurap tidurnya jadi lebih lama dan nggak rewel. Lately Dhiyaa sudah jarang banget bangun jam 3 pagi (ah, anak Ayah memang sangat pengertian). Paling-paling seminggu cuma 2x. Biasanya Dhiyaa tidur jam setengah sembilan malem sampai jam 5 pagi. Huhehe, biasanya kalau sudah bangun, suara tangisnya yang makin lama makin kedengeran manja langsung bikin Ayah bangun juga, ngalahin wekernya Bunda yang nyanyiannya keras banget. Tapi kadang dia jam 6 masih ngambek kalo dibangunin.

Nanti kami upload lagi foto-foto yang lain. Foto-foto Dhiyaa, Ayah and Bunda. :D

Wassalam.

Tuesday, May 16, 2006

Pulang cepet

(Ayah yang posting)

Kayaknya hari ini harus balik siang, plan-nya sih mungkin setelah makan siang pulang ke rumah, jemput Dhiyaa and then ke dokter buat cek batuknya Dhiyaa. Sekitar jam 3 dini hari tadi Dhiyaa batuk-batuk dan kayaknya bikin dia nggak nyaman. Dari kemarin sih sudah batuk2 kecil, dikit-dikit. Tapi sekarang sudah mulai agak sering (Duh, Dhiyaa udah kayak Merapi aja nih simptomnya). Walaupun frekuensi batuknya jarang dan nggak panjang-panjang durasinya, tetep aja Ayah sama Bunda kuatir. Tambah kuatir lagi karena dokternya Dhiyaa hari Selasa ini sepertinya nggak available.

Kenapa Dhiyaa batuk2 ya? Setelah diskusi sama Bunda kita menyimpulkan kemungkinan karena teethers-nya kotor, atau karena Dhiyaa sudah mulai sentuh sana-sini terus masukin tangannya ke mulut, atau karena ketularan Ayah yang minggu kemarin sempet mau batuk and flu. Weh, jadi kayak dokter aja kita berdua bikin analisa2 sendiri.

Karena sejak sampai kantor Ayah sudah nggak bisa konsentrasi (dan bawaannya jadi pengen marah2 terus), jadi iseng-iseng Ayah telepon RS tempat Pak Dokter praktek. And guess what? Dokternya ada! So, rencana kunjungan dokter kita percepat dari besok ke hari ini. Alhamdulillah. Mudah-mudahan Dhiyaa nggak papa. :D Kasian kan soalnya Dhiyaa mau ulang bulan ke-5, lima hari lagi.

Friday, May 12, 2006

Bikin blog


(Ayah yang posting)

So kawan-kawan. Istriku bilang untuk mulai dengan perkenalan.

Assalamualaikum. Let me introduce my family. We're the Hamims. Sekarang ini, May 2006, keluarga kita ada 3 orang. Ada aku, istriku and anak pertama kita (a daughter). Namaku Affancik Hamim, istriku Dini Arisanti Hamim dan anak pertama kami namanya Nyimas Dhiyaa Hamim. Aku dan istri menikah bulan Maret 2005 dan Dhiyaa lahir di Desember, tahun yang sama. We will put more stories about us (getting married), us (having the first baby), us (raising the baby), her (telling stories about Dhiyaa), us (what we do, another day at the office stories, the time we spent on weekends). Ya pokoknya mengenai semua hal yang kita pengen share ke keluarga dan temen-temen semua.

Nah terus kenapa blog ya? Kenapa hamims.blogspot.com? Well, kita tahu banget kalau banyak temen-temen kita yang sudah mulai blogs dari tahun lalu. Aku pikir, it takes a lot from someone to write a blog. Dulu sih belum berani nulis blog. Tapi karena sekarang istriku pengen banget kita punya blog ya kita coba buka satu blog lagi di dunia ini untuk share cerita-cerita keluarga kita, the Hamims. :D

Dari hamims.blogspot.com ini kita pengen bisa share cerita-cerita dan gambar-gambar ke temen-temen semua, so biarpun kita tinggal berjauhan kita masih bisa tahu satu sama lain, walaupun secara virtual. It’s getting to know what's going on with us (as well as we expect what's getting on your side there). So today another blog is created during the night in our small bedroom (Dhiyaa is sleeping so peacefully there) in this crowded internet space. Ooppps, 3 paragraphs already?

All right. That's enough for now. We will continue with another posting. And remember............... if you have spare time and think about or want to know what’s going on with any of us.

You know where to click:
http://hamims.blogspot.com

Cheers and Wassalamualaikum. :D